Teologi Al-Ma’un Melewati Tiga Trauma Politis Indonesia

membahas Teologi Al-Ma’un Muhammadiyah sebagai teologi sosial yang teruji menghadapi tiga trauma politik Indonesia: peralihan Orde Lama ke Orde Baru, peralihan Orde Baru ke Reformasi, dan anomali Orde Reformasi.

ESSAI

Ustadz Wawan Rongkop

10/14/20262 min read

Foto: Ilustrasi kondisi indonesia

TEOLOGI AL-MA’UN MELEWATI TIGA TRAUMA POLITIS INDONESIA
Oleh: Ustadz Wawan Rongkop

Sekurang-kurangnya dalam catatan saya, Teologi Al-Ma’un ala Persyarikatan Muhammadiyah telah teruji menghadapi tiga trauma politik abad 20 dan abad 21:

  1. Perpindahan kekuasaan dari Orde Lama ke Orde Baru yang melibatkan CIA Amerika.

  2. Peralihan kekuasaan dari Orde Baru ke Orde Reformasi.

  3. Anomali Orde Reformasi.

----------

Trauma Politis di Akhir Kepemimpinan Soekarno

  • J.F. Kennedy dibunuh CIA karena menolak penguasaan Amerika atas tambang emas Irian Jaya.

  • Bung Karno dijatuhkan CIA karena menolak program Amerika menguasai tambang emas di Irian Jaya.

  • Soeharto menerima pinangan CIA untuk menjadi Presiden Kedua Indonesia. Tetapi pinangan butuh tumbal. Tumbalnya, perjanjian penguasaan tambang emas Irian Jaya di tangan Amerika selama 50 tahun.

  • Pergantian Orde Lama menuju Orde Baru yang membutuhkan tumbal mengerikan.

Trauma Politis di Akhir Kejayaan Soeharto

  • Krismon 1997 atau krisis moneter ada andil George Soros, sang Yahudi Norwegia yang pro Partai Demokrat, tempat bernaungnya Bill Clinton dan Obama.

  • BJ Habibie dikenang sebagai si jenius yang sanggup menundukkan dolar. Benarkah? Tidak sesederhana itu.

  • Asing mengizinkan dolar hancur dan Indonesia bahagia. Tapi ada tumbalnya.

  • Tumbal itu, IMF bebas hidup dan menggurita sejak 1997 sampai kini.

  • Tumbal itu, pesawat terbang buatan BJ Habibie stop produksi. Beberapa tahun kemudian, satu pesawat terbang diijoli Thailand dengan beras. Barter politis. Indonesia menyerahkan pesawat terbang. Thailand mengganti pesawat itu bukan dengan dolar, melainkan dengan beras.

  • Impor susu mematikan ternak sapi dalam negeri.

  • Tumbal berikutnya, Indonesia kehilangan Timor Timur.

Sang Kesatria Prof. Amien Rais Melakukan Pertaubatan Politis

  • Sebelum reformasi, bupati/gubernur/presiden dipilih legislatif. Reformasi mengubahnya menjadi pilihan langsung. Hasilnya, negara diisi para raja kecil. Duit APBD dan APBN memproduksi para koruptor.

  • Kebebasan pers. Tidak mengurangi koruptor.

  • Amandemen UUD 1945 menjadi UUD Amandemen membuat Indonesia tidak lebih baik dibanding sebelum reformasi.

  • Prof. Amien Rais minta maaf kepada Jenderal Try Sutrisno, mantan Wakil Presiden. Apa yang ia perbuat di MPR dulu diselewengkan generasi setelahnya. Info ini saya dapat dari keterangan Jend. (Purn.) Kiki Syahnakri dalam sebuah podcast.

------------

Teologi Al-Ma’un itu apa? Kecerdasan adversitas K.H. Ahmad Dahlan dan pengikutnya mendesain kecerdasan personal menjadi kecerdasan sosial yang adaptif dan solutif.

Kerja sosial profetis Muhammadiyah 1965 yang paling mencuat adalah preferensi Kokam Muhammadiyah dalam membantu umat Islam dan RPKAD menumpas G30S/PKI.

Lahirnya varian baru dari Teologi Al-Ma’un dalam dua dasawarsa ini, seperti MDMC, LazisMu, dst., seakan meneguhkan: apa pun yang terjadi di government, Muhammadiyah yang konsisten merawat citizen.

Donasi gempa Aceh, gempa Palu, banjir Cianjur, gempa NTT, dan seterusnya. Bukan datang dari ruang kosong. Ia datang dari berpikir K.H. Ahmad Dahlan yang teologis, sekaligus aksiologis.

Aktivitas pendidikan SD sampai bangku kuliah perguruan tinggi lingkup Muhammadiyah, the show must go on. Walaupun ruang terbuka politik Indonesia panas. Panas oleh G30S/PKI. Panas oleh kerusuhan Mei 1998. Panas oleh despotisme Jokowi yang anti-meritokrasi.

Prof. Din Syamsuddin pernah menyuguhkan data. Banyak PKU Muhammadiyah tembus ratusan miliar saat COVID-19 karena memudahkan layanan BPJS.

Apa asbabun nuzul penulis menjejerkan kata dan diksi dalam tulisan ini?

  1. Memastikan bahwa kebakaran di level atas masih bisa diselamatkan di level bawah.

  2. Walaupun ada gempa politik level elit, Muhammadiyah berfungsi sebagai mobil damkar yang cekatan dan gesit.

---------------


Istana Atas Telaga
17 September 2026

Sejarah

Masjid bersejarah, penghargaan para pejuang.

Dakwah

Pendidikan

+62851-1702-1952

© 2024. All rights reserved.