SD Masjid Syuhada Gelar Pelatihan Kebakaran untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Sekolah
Komite SD Masjid Syuhada mengadakan pelatihan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bagi warga sekolah yang melibatkan guru, staf, tim keamanan, dan sejumlah perwakilan orang tua siswa.
BERITA
Humas Syuhada
8/25/20252 min read


Foto: Pelatihan Penanganan Kebakaran oleh damkar di halaman SD Masjid Syuhada
SD Masjid Syuhada Gelar Pelatihan Kebakaran untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Sekolah
Yogyakarta, 21 Agustus 2025 — Komite SD Masjid Syuhada mengadakan pelatihan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bagi warga sekolah yang melibatkan guru, staf, tim keamanan, dan sejumlah perwakilan orang tua siswa. Kegiatan ini berlangsung di halaman SD Masjid Syuhada, Kamis (21/8/2025), sebagai langkah konkret meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di lingkungan sekolah.
Pelatihan ini diawali dengan pemaparan konsep dasar tentang api, penyebab kebakaran, serta teknik pemadaman yang benar. Para peserta dilatih menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan jenis CO₂ dan dry powder, serta teknik pemadaman menggunakan karung goni. Semua materi disampaikan dengan menekankan aspek keselamatan agar peserta mampu mengendalikan situasi darurat tanpa panik.
Samsul Arifin, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana SD Masjid Syuhada, menjelaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana. “Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga sekolah agar mampu menggunakan APAR dengan benar ketika terjadi kebakaran sehingga risiko bencana besar dapat diminimalisasi,” ujar Samsul, didampingi Sri Yamini, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum.
Pelatihan ini juga menghadirkan mitra profesional dari CV Segala Safety Yogyakarta untuk memberikan materi teknis dan praktik langsung. Peserta terlihat antusias mengikuti sesi praktik pemadaman api, yang sekaligus memberi pengalaman nyata dalam menghadapi keadaan darurat.
Ketua Komite SD Masjid Syuhada, Dr. Evi Widowati, S.KM., M.Kes., turut hadir dan menegaskan bahwa keselamatan di sekolah merupakan prioritas utama, mengingat sekolah merupakan tempat berkumpulnya banyak anak yang rentan terhadap bahaya. “Kasus kebakaran di lingkungan pendidikan dapat menimbulkan kerugian material, kehilangan nyawa, bahkan dampak psikologis yang serius. Karena itu, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini,” jelasnya.
Pelatihan ini juga sejalan dengan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang tangguh terhadap ancaman multi-bahaya, termasuk kebakaran. Selain pelatihan teknis, pihak sekolah berkomitmen melakukan inspeksi APAR secara rutin, simulasi kebakaran berkala, integrasi materi keselamatan ke dalam kurikulum, pelatihan P3K untuk tim first aider, serta memperkuat kerja sama dengan instansi terkait.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, SD Masjid Syuhada berharap dapat membangun budaya keselamatan dan ketahanan sekolah (school resilience), sehingga seluruh warga sekolah siap menghadapi ancaman darurat dengan sigap dan tepat.
------
Humas Syuhada
Sejarah
Masjid bersejarah, penghargaan para pejuang.
Dakwah
Pendidikan
+62851-1702-1952
© 2024. All rights reserved.