Perluas Jejaring Internasional hingga Malaysia, STAIMS Jalin Kerja Sama Strategis dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia
Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada (STAIMS) Yogyakarta resmi menjalin kerja sama dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (13/10/2026) di Perlis, Malaysia.
BERITA
Humas Syuhada
10/19/20263 min read


Foto: penandatanganan MoU dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) pada Selasa, 13 Oktober 2026
Perluas Jejaring Internasional hingga Malaysia, STAIMS Jalin Kerja Sama Strategis dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia
PERLIS, MALAYSIA — Peluang mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan kapasitas akademik di tingkat internasional semakin terbuka. Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada (STAIMS) Yogyakarta resmi menjalin kerja sama dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (13/10/2026) di Perlis, Malaysia. Kerja sama ini menjadi langkah strategis STAIMS dalam memperluas jejaring akademik lintas negara sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap perkembangan global.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Ketua STAIMS, Dr. Azis, M.A., bersama Vice Chancellor UMAM, Dr. H. Saidul Amin, M.A. Kemitraan yang berlaku selama tiga tahun ini berfokus pada penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi membuka ruang pengembangan program akademik, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan kuliah tamu, seminar bersama, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat lintas negara yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Dalam bidang pendidikan, kerja sama ini diarahkan untuk memperluas pengalaman akademik sivitas akademika melalui berbagai program kolaboratif. Pertukaran dosen dan mahasiswa, kuliah tamu, serta seminar bersama diharapkan dapat mempertemukan perspektif keilmuan dari dua lingkungan pendidikan tinggi yang berbeda. Interaksi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkaya wawasan, membangun jejaring akademik, dan meningkatkan kesiapan mahasiswa maupun dosen dalam menghadapi tantangan pendidikan di tingkat internasional.
Sementara itu, pada bidang penelitian, STAIMS dan UMAM menjajaki pengembangan riset bersama, publikasi ilmiah kolaboratif, serta forum akademik internasional. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong lahirnya pertukaran gagasan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas, khususnya dalam bidang kajian yang relevan dengan pendidikan Islam dan kebutuhan masyarakat kontemporer. Melalui kolaborasi lintas institusi, dosen dan peneliti juga memiliki peluang untuk memperluas perspektif keilmuan sekaligus meningkatkan kontribusi akademik di tingkat regional maupun internasional.
Adapun dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, kemitraan ini menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat lintas negara dengan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan pelaksanaan program. Kolaborasi tersebut membuka peluang bagi kedua institusi untuk berbagi pengalaman, mengembangkan pendekatan pemberdayaan yang relevan, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab persoalan sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, kerja sama internasional tidak hanya diarahkan pada pengembangan akademik di lingkungan kampus, tetapi juga pada upaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Salah satu peluang yang turut dijajaki dalam kemitraan ini adalah program beasiswa pendidikan lanjutan di UMAM, yakni jenjang magister (S2) bagi alumni STAIMS serta jenjang doktor (S3) bagi dosen STAIMS. Penjajakan ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses terhadap pendidikan lanjutan di lingkungan akademik internasional. Apabila dapat direalisasikan melalui mekanisme dan ketentuan yang disepakati kedua institusi, peluang tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi alumni sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan profesional para dosen.
Kerja sama ini juga memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan program KKN-PPL Integratif Internasional STAIMS tahun 2026 di Malaysia yang mengusung tema “Cross-Cultural Learning and Digital Transformation: Membangun Generasi Muslim Berwawasan Global melalui PPL-KKN Internasional.” Program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar lintas budaya sekaligus mendorong kesiapan mahasiswa menghadapi transformasi digital. Dalam konteks ini, kemitraan dengan UMAM menjadi langkah yang sejalan dengan upaya memperluas pengalaman internasional mahasiswa serta membangun hubungan kelembagaan yang dapat mendukung pengembangan program akademik ke depan.
Melalui penandatanganan MoU ini, STAIMS Yogyakarta terus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang terbuka terhadap kolaborasi, berorientasi pada peningkatan mutu, dan mampu menjawab tantangan zaman. Kemitraan dengan UMAM diharapkan menjadi pijakan bagi pelaksanaan berbagai program bersama yang berkelanjutan, baik dalam pengembangan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar penandatanganan dokumen kerja sama, kemitraan ini mencerminkan langkah STAIMS dalam memperluas ruang belajar dan pengembangan diri bagi sivitas akademika melampaui batas geografis. Dengan memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi lintas negara, STAIMS berupaya mempersiapkan generasi Muslim yang tidak hanya memiliki landasan keislaman yang kuat, tetapi juga berwawasan global, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat.
-----------------------
Humas Syuhada
Sejarah
Masjid bersejarah, penghargaan para pejuang.
Dakwah
Pendidikan
+62851-1702-1952
© 2024. All rights reserved.
