A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257


Lazis

SEJARAH BERDIRINYA

Latar belakang
Secara garis besar, lingkup kegiatan Masjid Syuhada (dibawah kendali YASMA) adalah di bidang pendidikan dan dakwah. Untuk bidang pendidikan, ada yang bersifat formal, dan ada yang non-formal. Adapun di bidang dakwah, pola pergerakannya menggunakan pendekatan ekonomi, budaya, dan pemberdayaan sosial. Untuk menjalankan misi dan pola pengelolaan pergerakannya, di lingkungan Masjid Syuhada telah didirikan lembaga-lembaga penunjang (formal dan non-formal) yang berada dalam naungan Yayasan Masjid dan Asrama (YASMA) Syuhada. Untuk kegiatan-kegiatan yang tak terwadahi oelh lembaga-lembaga tersebut, dibentuklan kepanitiaan ad hoc langsung di bawah kordinasi Yayasan, seperti Kepanitiaan Ramadhan dan Kepanitiaan Qurban.

Sudah bertahun-tahun lamanya, semenjak belum populernya lembaga amil zakat, banyak umat islam baik dari Yogyakarta maupun dari luar daerah yang menitipkan zakatnya ke Masjid Syuhada. Pada tahun-tahun itu, titipan zakat dari masyarakat dilayani oleh panitia penerimaan zakat sebagai salah satu divisi dalam kepanitiaan ramadhan. Karena hanya ditangani oleh kepanitiaan ad hoc, maka pelayanan dan pengelolaan zakat tidak dapat berkesinambungan. Kebutuhan akan hadirnya lembaga amil zakat makin hari kian terasa, terlebih supaya program pemberdayaan zakat dapat berkesinambungan.

Pada tahun 2005, Muhamad Ansori yang merupakan alumnus Asrama YASMA dan mantan Direktur PKMS tahun 2000-2003, berinisiatif mengajukan proposal pendirian Lembaga Amil Zakat di lingkungan Masjid Syuhada yang dipresentasikan pada rapat pengurus harian YASMA. Gayung pun bersambut, usulan tersebut disetujui oleh forum rapat YASMA. Kebetulan pada saat itu YASMA punya program membeli rumah keluarga Ibu Zainal yang posisinya berhadapan persis dengan Masjid Syuhada.

Maka pada bulan Juli 2005, keluarlah SK YASMA tentang pembentukan lembaga amil zakat di lingkungan Masjid Syuhada, yang dinamai LAZIS MASJID SYUHADA, dan sebagai inisiator, Muhamad Ansori ditugaskan membidani pendirian lembaga tersebut, sekaligus menjabat sebagai Direktur yang pertama.

Bermula dari Ruang Tamu YASRA
Modal pendirian LAZIS Masjid Syuhada hanyalah selembar SK YASMA dan salah satu ruang yang biasa dipakai sebagai ruang tamu Asrama Putera. Dengan modal tersebut, yang dilakukan pertama kali bukanlah merekrut orang, apalagi pegawai, karena siapa yang mau bekerja di kantor kosong dan tidak bergaji. Ditemani oleh Irwan Pratama, alumni asrama YASMA yang saat itu bekerja sebagai staf kesekretariatan YASMA, Ansori menghubungi berbagai pihak untuk dapat mewakafkan perlengkapan kantor. Barang yang pertama didapatkan adalah seperangkat komputer, yang dihibahkan oleh mahasiswa yang baru lulus dan mau pulang kampung. Selanjutnya meja dan lemari sumbangan dari Bapak Sunardi Syahuri. Setelah itu ada toko yang menyumbang Gordyn. Kemudian ada yang menyumbang karpet. Selanjutnya ada yang menyumbang kursi tamu yang terbuat dari rotan. Walhasil, dalam sebulan sudah cukuplah inventaris kantor, bahkan terbilang bagus dan lengkap untuk ukuran kantor yang baru berdiri.

Langkah selanjutnya adalah mengatasai kebutuhan SDM. Terus terang ini yang paling sulit, karena tidak mudah merekrut orang yang mau bekerja tanpa bayaran. Ya, tanpa gaji sepeser pun, tetapi harus menunjukkan profesionalismenya. Beruntung Syuhada punya asrama dan lembaga-lembaga non formal, yang menghasilkan kader yang bersedia berjuang tanpa bayaran. Maka direkrutlah Fitrya Shanti (YASRI) dan Bernisa Barliani (PKMS), selain tentu saja Irwan Pratama (YASRA). Dua bulan kemudian menyusul bergabung Rendra Agusta (PKMS). Inilah orang-orang yang pertama kali sebagai penggerak LAZIS Masjid Syuhada dan tanpa bayaran gaji.

Adapun struktur manajemennya adalah sebagai berikut:
Direktur                                             : Muhamad Ansori
Manajer Penghimpunan                     : Muhamad Ansori
Manajer Pendayagunaan                   : Irwan Pratama
Manajer Pemasaran & Kerjasama      : Rendra Agusta
Staf Adimistrasi & Humas                    : Fitrya Shanti
Staf Keuangan                                    : Bernisa Barliani

Pindah Kantor
Lebih dari 2 (dua) tahun LAZIS berkantor di ruang tamu YASRA. Dengan berkembangnya program, dimana dibutuhkan kantor yang lebih representatif, dan sudah memiliki dana yang cukup untuk renovasi kantor, maka pada awal 2008 kantor LAZIS pindah ke ruang depan Syuhada Centre (kantor sekarang).  Alhamdulillah, YASMA memberikan restu.

Pada saat itu, penggerak generasi awal sudah harus pamit dari LAZIS. Awalnya Bernisa Barliani menikah dan ikut suami, kemudian Fitrya Shanti diminta bekerja di RM. SEDERHANA, lantas Rendra hijrah ke Batam. Bersamaan dengan pindah ke kantor baru, maka LAZIS mulai melakukan rekruitment secara terbuka. Maka masuklah Nurchasanah, Farida Isnaini, M. Fahmi. Mulai generasi baru ini, yakni semenjak pindah ke kantor baru, mulai diberlakukan sistem gaji, tentu dengan jumlah yang menyesuaikan kondisi. Hal ini dengan harapan agar pengelolaan LAZIS semakin profesional. Dan, alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan bisa eksis sampai sekarang.                    



LEGAL FORMAL

LAZIS Masjid Syuhada bernaung dibawah Yayasan Masjid Syuhada (YASMA) yang berakte notaris no. 30 tanggal  7 Februari 2011, dan telah tercatat sebagai lembaga resmi dan sah. Pengesahan pendirian LAZIS Masjid Syuhada oleh YASMA sesuai dengan SK pengurus YASMA dengan nomor; 28/Kep/YASMA/2004 pada tanggal 21 Agustus 2004.

VISI, MISI, TUJUAN & MOTTO

Visi
Menjadi Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah (LAZIS) yang amanah, profesional, akuntabel & Kebanggaan ummat dalam rangka Pemberdayaan Dhu’afa.

Misi
1.    Mengoptimalkan kualitas pengelolaan ZIS yang amanah dan profesional.
2.    Mengoptimalkan potensi/pemberdayaan Umat melalui Zakat Infaq Shadaqah & Wakaf (ZISWAF)
3.    Membantu muzaki dalam menyalurkan ZIS-nya kepada masyarakat.
4.    Memberdayakan masyarakat (mustahik), dalam bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Dakwah dan sosial menuju masyarakat religius, sehat, sejahtera dan Mandiri.

Tujuan
1.    Meningkatkan kesadaran ber-ZIS bagi masyarakat
2.    Meningkatkan perolehan dana ZIS dan asset produktif
3.    Meningkatkan kualitas, profesionalitas dan akuntabilitas Sumber Daya Amil.
4.    Memberdayakan mustahik menjadi Muzakki.

Motto
Sucikan Harta, Berdayakan Dhu’afa

LINGKUP WILAYAH OPRASIONAL

LAZIS Masjid Syuhada mempunyai lingkup kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghimpunan dana dilakukan pada wilayah yang telah ditentukan sebagai basis operasional LAZIS Masjid Syuhada, akan tetapi sangat dimungkinkan untuk menghimpun dana dari muzakki diluar wilayah tersebut, selama para muzakki merasa lebih amanah dengan menyerahkan dana/zakatnya kepada LAZIS MS. Juga terbuka peluang untuk menghimpun dana/zakat dari lembaga donor atau perusahaan.

Penyaluran dana dilakukan hanya pada mustahiq/dhuafa’ yang berdomisili diwilayah operasional LAZIS MS. Hanya dalam kondisi khusus dan pada kasus-kasus tertentu, LAZIS MS dapat menyalurkan bantuannya di luar wilayah operasionalnya, atau apabila kemiskinan di wilayah operasional LAZIS MS sudah tertanggulangi dengan baik, lembaga dapat menyalurkan bantuannya ke luar wilayah operasionalnya.


KEDUDUKAN DAN SIFAT LEMBAGA

LAZIS MS dibentuk oleh Yayasan Masjid Syuhada (YASMA), yang berkedudukan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), merupakan satu lembaga yang bersifat semi independen, netral, tidak berpolitik dan non-diskriminatif.
•    Semi Independen, karena LAZIS MS berada di bawah Yayasan Masjid Syuhada. Sehingga berada di bawah kontrol Yayasan. Walaupun demikian pengurus LAZIS Masjid Syuhada diberi kebebas dalam mengatur intern organisasinya dan membuat program dan kebijakan sendiri. Dengan demikian lembaga ini dapat memberikan pertanggung jawabannya kepada umat/jama’ah.
•    Netral, bahwa LAZIS Masjid Syuhada tidak berafiliasi terhadap kelompok manapun.
•    Tidak berpolitik, bahwa LAZIS Masjid Syuhada tidak ikut dalam berbagai kegiatan politik praktis.
•    Non-Diskriminatif, bahwa LAZIS Masjid Syuhada tidak membedakan ras, suku, golongan dan gender.

SUSUNAN KEPENGURUSAN

Susunan Kepengurusan LAZIS Masjid Syuhada tahun 2012

Dewan Pelindung    :
-    Yayasan Masjid Syuhada (YASMA)

Dewan Pembina & Pengawas LAZIS MS;
-    Drs. H. Sunardi Syahuri
-    Ir. H. Muhammad Hanief, MT
-    Muhammad Anshori, S.Th.I, MM.

Manajemen LAZIS MS;
    Direktur                                   : Dudu Ridwanulhaq, S.Th.I, MSI.
    Administrasi & Keuangan        : Ririn Noviariyanti.
    Manager Penghimpunan         : Roni Romasyah, S.E.I
    Manager Pendayagunaan       : Ahamad Syamsudin
    Marketing & Komunikasi          : Roni Romansyah, S.E.I
    IT & Administrasi                      : Supriyadi
    DMD (Donatur Mitra Da’wah)   : Adib Usman, Sag
 

ALAMAT KANTOR

Alamat Kantor LAZIS Masjid Syuhada; Jl. I Dewa Nyoman Oka 28 Kota Baru
Telp/fax. 0274- 543500
email          : lazismasjidsyuhada27@yahoo.co.id
Website     : www.lazismasjidsyuhada.com

NO REKENING

Rekening
Donatur dapat menyampaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui transfer bank di bawah ini :

Zakat    Bank Mega Syari’ah
An. Sunardi Syahuri
No. rek. 200084880-8

Infaq    Bank Syariah Mandiri (BSM)
An. Dudu Ridwanulhaq, Qq. Lazis Masjid Syuhada
No. Rek. 7041164535
Wakaf    Bank Muamalat Indonesia

Dana Produktif    Bank Muamalat Indonesia


Lastes News